Apa itu Blog? Berikut Sejarah, Pengertian, Jenis, Fungsi dan Cara Membuatnya

 

Ilustrasi (Google)

Sejarah Blog

    Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman “What’s New” pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape.

    Bulan Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya “Justin’s Home Page” yang kemudian berubah menjadi “Links from the Underground” yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang. Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada masih sangat sedikit. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.

Pengertian Blog

    Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah ini pertamakali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.

    Dengan kata lain, Weblog dapat diartikan sebagai kumpulan website pribadi yang memungkinkan para pembuatnya menampilkan berbagai jenis isi pada web dengan mudah, seperti karya tulis, kumpulan link internet, dokumen-dokumen (file-file Word,PDF,dll), gambar ataupun multimedia. Ada pula yang mendefinisikan blog sebagai situs yang sifatnya pribadi, yang lebih menitik beratkan kepada penggambaran dari orang yang membuat blog itu sendiri.

    Seiring dengan perkembangn weblog dari waktu ke waktu, pengertian weblog akan berkembang seiring dengan ide-ide dan kemampuan para Blogger. Blogger adalah para pembuat Blog. Dimana, melalui blog yang dibuat oleh blogger, kepribadian blogger menjadi lebih mudah dikenali berdasarkan topik apa yang disukai, apa tanggapan terhadap link-link yang di pilih didalamnya. Oleh karena itu Blog bersifat sangat personal.

Jenis - Jenis Blog

A. Berdasarkan Platform atau Tempat Negblog

1. Free Blog

Ini jenis blog terpupuler dan sepenuhnya gratis, seperti blogger/blogspot, wordpress, thumblr, dll. Contoh : http://blogromeltea.blogspot.com

2. Self-Hosting Blog

Ini jenis blog dengan nama domain sendiri, hosting sendiri, namun menggunakan Content Management System ( CMS ) gratis, seperti Wordpress.org, Joomla, Drupal, dll. Doman dan Hosingnya menyewa ke provider domain-hosting, mulai harga Rp. 100 ribu hingga jutaan per bulan. Contoh : Selfhosting blog dengan CMS wordpress: http://www.romeltea.com.

3. Citizen Journalism Blog

Ini juga geratis, sama seperti jenis blog nomor 1. Disebut blog jurnalisme warga karena blog ini disediakan oleh media online komersial. Jurnalisme warga adalah jurnalistik ( pemberitaan, penulisan) yang dilakukan oleh warga biasa (bukan wartawan). Contoh jenis blog ini yang paling populer adalah kompasiana (kompas) dan Blogdetik (Detik.com).

4. Corporate Blog

Corporate Blog adalah jenis “blog dalam website”, yaitu blog yang terintegrasi dalam sebuah website perusahaan (corporate wbsite) atau website lembaga. Selain menampilkan profil, kontak, produk/jasa, wbsite perusahaan/ lembaga biasanya juga memiliki kategori BLOG untuk memuat berita-berita terkini seputar dinamika perusahaan atau opini terkait perusahaan.

5. Micro Blog

Dikenal dengan sebutan microblogging yaitu ngblog dengan tulisan atau teks terbatas, di bawah 200 karakter, seperti Twitter, Facebook, MySpace, dan Linkedin. Namun, Facebook saat ini memungkinkan Facebooker menulis status panjang, plus fasilitas Facebook Note yang berfungsi sama dengan blog

B. Berdasarkan Konten

Berdasarkan isinya, jenis blog dibagi 2 :

1. Niche Blog

Blog dengan tema khusus atau berisi topik tertentu, misalnya blog kesehatan, blog politik, blog komunikasi, blog agama, blog bisnis (toko online), dll. Ilustrasi jenis-jenis blog yang di posting ini, yang dikutip dari ProBlogger, juga menunjukkan ragam jenis Niche Blog.

2. General Blog 

Blog yang berisi berbagai macam topik, tidak khusus tema tertentu biasanya blog pribadi untuk “curhat” pemikiran atau gagasan tentang berbagai hal.

C. Berdasarkan Format Konten

1. Vlog (Video Blog) atau Vlogging (Video Blogging), yaitu blog dengan konten utama berupa video.
2. Phlog (Photoblog), yaitu blog dengan konten utama foto.
3. Audioblog. Blog berisi rekaman vokal atau suara sebagai konten utama, misalnya Podcast dan MP3 blog atau musicblog, yang memungkinakan file musiknya bisa di-download.
4. Spol (Spam Blog) atau Blog Pengganggu. Ini jenis blog yang menjadi "common enemy" para blogger. Blog ini hanya berisi tulisan yang "menipu" untuk kepentingan PageRank. Bloggernya sering "blogwalking" untuk berkomentar dengan meninggalkan link aktif atau link hidup (live link).

Jika kita Googling dengan kata kunci “ Types Of Blogs “ maka akan ditemukan lagi jenis atau kategori blog lainnya seperti :

1. Blog Ahli ( Expert Blog )

2. Blog Tutorial ( Tutorial Blog )

3. Blog Pendidikan ( Educational Blog )

4. Blog Selebritas ( Celebrity Blog ) atau blognya para artis/aktor, dan masih banyak lagi.

Manfaat Blog

    Manfaat dan fungsi blog di bawah ini kebanyakan adalah untuk blog yang bisa dikelola oleh individu seperti blog pribadi dan blog profesional. 

a.  Mengasah Kemampuan Menulis

Menulis adalah keahlian penting yang bisa dilakukan oleh siapa saja dan Anda bisa mengasah kemampuan tersebut melalui blog.

Anda bebas menulis artikel sebanyak-banyaknya sampai kemampuan menulis Anda semakin baik. Terlebih lagi blog adalah platform yang cocok digunakan untuk tema apa saja, dari traveling hingga parenting.

b.  Media Publikasi untuk Siapa Saja

Selesai menulis sebuah artikel atau cerita, tentu Anda ingin banyak orang yang membacanya bukan? Nah, blog bisa melakukan publikasi untuk Anda.

Jika mengirim tulisan ke sebuah media, tentu akan ada seleksi dan ada kemungkinan tulisan yang Anda kirimkan tidak terbit. Melalui blog, Anda bisa menerbitkan tulisan atau karya Anda kapan saja.

c.  Bukti Profesionalitas

Blog juga dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan profesionalitas Anda di bidang tertentu. Misalnya, Anda adalah seorang profesional di bidang marketing, Anda bisa membuat blog yang berisi tips-tips berkaitan dengan marketing.

d.  Sebagai Sarana untuk Branding

Konten-konten di blog Anda bisa menjadi portofolio online yang bisa diakses siapa saja, termasuk oleh perusahaan yang akan merekrut Anda. Apalagi rekrutmen di era digital ini tidak terbatas pada CV yang dikirimkan saja, tetapi juga pada jejak digital yang Anda miliki.

e.  Menghasilkan Uang

Fungsi blog terakhir adalah untuk menghasilkan uang.

Anda juga dapat menghasilkan uang dari blog. Terdapat berbagai cara untuk menghasilkan uang melalui blog. Pertama, Anda bisa menggunakan Ads Google. Blog dengan trafik kunjungan tinggi biasanya dapat dengan mudah bekerja sama dengan layanan iklan milik Google tersebut.

Kedua, Anda bisa mendapatkan uang dari endorsement produk. Perusahaan akan berdatangan mengajak kerjasama endorsement dengan Anda kalau Anda adalah Key Opinion Leader (KOL). KOL biasanya adalah seorang profesional di bidang tertentu yang mampu menggerakkan opini pembaca.

Ketiga, semakin banyak yang mengenal karya Anda, semakin terbuka juga peluang untuk membuka jasa freelance. Anda dapat membuka jasa freelance sesuai dengan keahlian yang Anda punya. Bisa desain, copywriting, ilustrasi, fotografi, atau keahlian lain yang dibutuhkan banyak orang.

Untuk bisa menghasilkan uang dari blog, Anda perlu punya domain sendiri dan web hosting. Mengapa? Karena dengan punya domain sendiri, blog Anda lebih terpercaya. Di sisi lain web hosting berguna untuk menyimpan data-data blog Anda. Jadi pastikan untuk beli domain dan web hosting Indonesia di perusahaan terbaik ya!

 Cara Membuat Blog di Blogspot

Ada banyak layanan yang bisa digunakan untuk membuat blog, salah satunya adalah Blogspot dari Google. Cara membuat blog di Blogspot pun sangat mudah.

Dilansir dari Google, Rabu (26/7/2021), berikut cara membuat blog di Blogspot:

1. Pertama, akses https://www.blogger.com/

2. Lalu masuk ke Blogger dengan menggunakan akun Google pengguna

3. Di sebelah kiri situs, klik tanda panah ke bawah

4. Klik New blog

5. Masukkan nama untuk blog pengguna sesuai yang diinginkan

6. Klik Next

7. Pilih alamat atau URL blog sesuai yang pengguna inginkan

8. Klik Save

    Blog pengguna secara otomatis akan dibuat. Pengguna dapat mengelola blog sendiri atau menentukan siapa saja yang dapat mengedit dan membaca blog pengguna. Pengguna juga dapat memilih bagaimana blog pengguna terlihat.

    Pengguna dapat menambahkan halaman ke blog yang berisi About atau Contact. Halaman dapat muncul di blog pengguna sebagai tab di bagian atas atau tautan di samping.

    Dalam menulis blog di Blogspot, pengguna pun dapat mengedit, menghapus, dan mengelola tulisan. Dalam satu unggahan blog, pengguna juga dapat menambahkan gambar dan video. Tak hanya itu, pengguna juga bisa mengelola kolom komentar pada bagian bawah blog.

    Blogspot dapat diakses melalui berbagai peramban, seperti Chrome, Firefox, Safari, dan MS Edge. Pengguna dapat mengikuti cara membuat blog di Blogspot dengan mudah seperti di atas.

Untuk lebih jelasnya, kalian bisa menonton video tutorial membuat blog di bawah ini :



 


Komentar